MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • YOGYA/
  • Demo di DPRD, BEM Se-DIY Desak Jokowi Taat Hukum dan Setop Politisasi Bansos
Demo di DPRD, BEM Se-DIY Desak Jokowi Taat Hukum dan Setop Politisasi Bansos

Demo di DPRD, BEM Se-DIY Desak Jokowi Taat Hukum dan Setop Politisasi Bansos

0 0
Read Time:1 Minute, 19 Second

YOGYAKARTA, iNews.idPuluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Yogyakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD DIY, Jumat (9/2/2024) sore. Massa yang tergabung dalam Forum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-DIY itu mendesak Presiden Jokowi taat hukum dan setop politisasi bansos.

Koordinator aksi, Gunawan Harmain menuturkan, aksi demonstrasi ini untuk menyelamatkan demokrasi dan darurat hukum. 

Di mana fenomena hari ini bagaimana kekuasaan yang mengendalikan seluruh instrumen negara dan bagaimana demokrasi yang selama ini perjuangkan dengan berdarah-darah di 98 justru hari ini dikangkangi. 

“Kita melihat dari pada bagaimana MK yang dapat melanggar etik dan bagaimana sekarang KPU juga. Bagaimana politisasi bansos yang terjadi,” tutur Gunawan.

Gunawan menyebut gerakan ini lahir dari kesadaran mahasiswa untuk betul-betul turun ke jalan menyelamatkan demokrasi. Karena saat ini masyarakat menyaksikan bagaimana proses kekuasaan dan watak kekuasaan yang kini betul-betul condong dan mengabaikan norma serta etika yang ada.

Sehingga Gunawan menyebut aksi ini adalah hentuk dari amarah mereka untuk turun ke jalan untuk menyelamatkan demokrasi. Karena semua pihak merasakan bagaimana polarisasi yang terjadi ketika presiden sendiri dengan pernyataannya itu menyatakan bahwa presiden boleh berkampanye. 

“itu adalah salah satu paradigma atau cara berpikir yang sesat bagi saya yang tumbuh dan hidup dalam negara demokrasi yang punya keberpihakan sendiri,” kata dia.

Para mahasiswa merasakan bagaimana pelanggengan dan pengangkangan seluruh institusi untuk kepentingan politik dinasti itu terus terjadi. Mahasiswa juga merasakan bahwa bagaimanapun KKN adalah musuh bersama seperti ketika mahasiswa menumbangkan rezim suharto. 

“Sehingga hari ini kita tidak mau terulang lagi kekuasaan yang absolut itu,” ujar Gunawan.

Editor : Kastolani Marzuki

Follow Berita iNewsYogya di Google News

Bagikan Artikel:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21