MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Search for:
  • Home/
  • YOGYA/
  • Jembatan Terendam Luapan Sungai, Warga Gunungkidul Terisolasi hingga Tak Bisa ke Rumah Sakit
Jembatan Terendam Luapan Sungai, Warga Gunungkidul Terisolasi hingga Tak Bisa ke Rumah Sakit

Jembatan Terendam Luapan Sungai, Warga Gunungkidul Terisolasi hingga Tak Bisa ke Rumah Sakit

0 0
Read Time:1 Minute, 22 Second

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Hujan deras yang melanda kawasan Gunungkidul sepanjang 3 hari terakhir ini membuat ratusan warga Padukuhan Kedungwanglu Kalurahan Banyusoca Kapanewon Playen Gunungkidul terisolasi. Sejak Jumat (19/1/2024) dini hari, satu-satunya jembatan akses mereka terendam air dan tidak bisa dilalui.

Salah satu warga Kedungwanglu, Munadzar Abror menuturkan, hujan deras yang melanda kawasan Gunungkidul membuat debit air sungai Oya, sungai terpanjang dan terbesar di Gunungkidul meningkat drastis. Selain itu, debit air sungai Prembutan juga meluap hingga menutup jembatan crossway.

“Jembatan crossway itu satu-satunya akses kami. sekarang sudah tidak bisa dilewati karena sungai Prembutan banjir,” tuturnya Jumat (19/1/2024).

Beberapa sungai lainnya  warga di Padukuhan Kedungwanglu Kalurahan Banyusoca Kapanewon Playen Gunungkidul Selasa (14/2/2023) terpaksa harus  menggendong anak-anak melintasi jembatan crossway yang terendam air sungai Prambutan untuk pulang ke rumah usai sekolah.

Banjir memang memutus akses jalan menuju ke wilayah mereka. Warga bahkan sering terisolasi jika banjir terjadi cukup besar. Bahkan pada Selasa (16/1/2024) siang tadi, aatu persatu siswa TK dan SD di wilayah mereka terpaksa harus digendong menerjang banjir.

Salah satu pemuda setempat, Muhammad Abror menuturkan hujan sebenarnya sudah terjadi sejak hari Senin (13/2/2023) siang. Hujan membuat debit air di sungai Prambutan dan Sungai Oya yang mengapit wilayah mereka membanjiri jembatan crossway.

Sejak Kamis sore, debit air semakin meningkat dan sudah di atas mata kaki orang dewasa. Sementara pada Jumat dini hari, selepas subuh tadi jembatan crossway sudah tidak bisa dilalui karena ketinggian air dari atas jembatan sudah sebatas dada orang dewasa. Warga tidak berani melintas karena airnya yang cukup deras.

Editor : Nani Suherni

Follow Berita iNewsYogya di Google News

Bagikan Artikel:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21